ESAI

Action Directe! Aksi Langsung!

Apa yang menyebabkan orang yang hidup di jaman yang serba memanjakan manusia ini memilih sepeda sebagai sarana transportasi utamanya? Belum lagi misalnya jika menimbang sengatan sinar matahari yang luar biasa kejam di kulit mereka? Saya yakin pasti ada suatu sebab,tapi apa itu?

Beberapa teman yang saya temui waktu kita bersama-sama bersepeda mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Akan tetapi yang paling sering muncul adalah gelengan kepala untuk sebuah pertanyaan mudah; mengapa Anda bersepeda?

Ya, mengapa saya bersepeda?

Bagi saya, sepeda adalah teman yang ajaib. Saya sangat kagum dengan kerja "mesin kecil" yang menempel pada ragangan sepeda itu. Sebuah alat kecil yang "canggih", futuristik dan sekaligus kuno disisi lain. Sebuah gabungan antara jaman mimpi mendaratdi bulan dan mimpi menapakkan kaki pertama di Planet Mars. Akan tetapi selain hal-hal yang bersifat "duniawi" itu, bersepeda adalah juga sebuah pernyataan politik yang sangat keras. Kenapa begitu? Lihatlah kalimat yang tertulis di alinea pertama di atas. Hanya orang gila yang membiarkan dirinya melakukan aktifitas yang meyiksa keindahan kulit, hanya untuk memperoleh kesempatan bersenang-senang di atas sadel sepeda yang keras. Tentu mereka tidak gila, atau mengalami pubertas yang tidak berkesudahan, akan tetapi itu semua adalah "Aksi Langsung!", sebuah keputusan politik yang dilakukan oleh orang-orang apolitis!

Bayangkan jika untuk jarak pendek orang mengganti motornya dengan sepeda, atau untuk jarak menengah orang menggunakan gabungan sepeda dan kendaraan umum, atau di kantor-kantor LSM, biro iklan, universitas, disediakan kamar mandi atau shower untuk menyegarkan para penyepeda yang melaju dari rumah mereka dipinggiran kota ke kantor, atau bayangkan juga jika patroli polisi di perkotaan menggunakan mountain bike untuk berpatroli menyusuri gang-gang sempit dan perumahan di pinggiran kota, untuk menggantikan motor besar mereka yang militeristik itu. Jika apa yang saya bayangkan itu terjadi berapa banyak energi yang dihemat, berapa banyak polusi yang bisa dikurangi, berapa banyak kemacetan yang bisa ditanggulangi? Tanpa banyak cakap, dan pidato-pidato kenegaraan beberapa perkara kecil teratasi, dan itu semua dilakukan dengan "hanya bersepeda".


Agung Kurniawan
07.03

 

 
  Home | About Us | Privacy Policy | Contact Us | ©2006 cyclistreport.org